Nasional

Inovatif, MTQ XXX Kaltim Akan Digelar Serba Digital

JAKARTA – Musabaqoh Tilawatil Qur’an ( MTQ ) 2024 yang dimaksud akan diselenggarakan di tempat Daerah Perkotaan Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan sejarah dengan menerapkan teknologi digital dari mulai pendaftaran, penyelenggaraan, penjurian, hingga publikasi. Terdapat tiga perubahan digital yang mana digunakan, yakni E-MTQ, E-Scoring, lalu E-Maqro (Bank Soal).

MTQ XXX dihadiri oleh sebanyak 1.998 partisipan yang tersebut terdiri terdiri dari 1.567 partisipan inti serta 431 cadangan. Audien ini berasal dari 2.377 pendaftar yang tersebut didaftarkan oleh masing-masing pemprov di area E-MTQ.

“Penyelenggaraan MTQ XXX ini kita ikhtiarkan, kita upayakan penyelenggaraan serba digital, mulai pendaftaran hingga pengumumannya. Hal ini harapan perubahan digital di area Kemenag, telah sesuai dengan roadmap, peta jalan yang dimaksud telah dibuat Kemenag,” kata Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Area Industri Media dan juga Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo di konferensi pers terkait persiapan penyelenggaraan MTQ Nasional XXX di tempat Kantor Kemenag, Jakarta, Awal Minggu (2/9/2024).

MTQ XXX tingkat nasional tahun 2024 akan diselenggarakan pada 6-16 September 2024. Pembukaan MTQ rencananya dilaksanakan oleh Presiden Jokowi sama-sama Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Wibowo menjelaskan, metamorfosis digital sudah ada dijalankan di dalam seluruh satuan kerja Kemenag untuk membantu mengotimalkan semua layanan, baik layanan keagamaan maupun pendidikan. Menurut Wibowo, terdapat beberapa faedah juga tujuan penyelenggaraan MTQ serba digital. Pertama, meningkatkan kualitas penyelenggaraan sangat lebih banyak efisien, transparan, akuntabel, juga lebih banyak profesional.

Kedua, meminimalisir proses transaksi kontestan antarprovinsi. Sebab, dengan sistem digital ini Kemenag bekerjasama dengan Ditjen Kependudukan lalu Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kerja sejenis ini untuk menegaskan bahwa partisipan yang mana terdaftar benar-benar berasal dari area tersebut.

“Serba digital semakin memudahkan pada verifikasi lalu validasi dokumen.Hal ini juga untuk menegaskan fairness, prinsip keadilan dari lomba,” tegas Wibowo.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Ahmad Zayadi menjelaskan, aplikasi mobile E-MTQ ini digunakan untuk proses pendaftaran serta verifikasi peserta. Dengan sistem tersebut, Kemenag ingin melakukan konfirmasi data partisipan terverifikasi secara akurat serta valid.

Kemudian aplikasi, E-Scoring. Dengan aplikasi mobile ini partisipan kemudian publik umum bisa saja dengan segera mengamati skor yang diperoleh secara real time. Karena begitu partisipan sesali mengikuti lomba, skor yang mana diperoleh otomatis terinput.

Related Articles

Back to top button