9,9 Miliar Kata Sandi Bocor ke Internet, Begini Tips Amankan Akun ala Kaspersky
Jakarta – Perusahaan keamanan siber serta privasi digital global, Kaspersky, memberikan beberapa kiat pengamanan akun pribadi, menyusul bocornya 9,9 miliar kata sandi di ranah digital. Sandi pribadi itu dibeberkan ke forum siber bola melalui sebuah berkas berlabel RockYou2024.
“Pelepasan kata sandi yang tersebut memecahkan rekor ini bersumber dari pelanggaran data selama beberapa dekade, lalu berkemungkinan untuk dieksploitasi di serangan dalam masa depan,” begitu bunyi informasi resmi Kaspersky, Jumat, 12 Juli 2024.
Kebocoran data kata sandi bukanlah hal yang baru di dunia siber. Pada 2021, ada juga berkas digital berisi 8 miliar kata sandi yang tersebut bocor ke internet. Namun, dilihat dari jumlahnya, kebocoran pada tahun ini berubah menjadi yang dimaksud terbesar di sejarah globus siber.
Kaspersky menyarankan sebagian langkah yang dimaksud bisa saja direalisasikan pengguna teknologi untuk merespons kebocoran kata sandi ini. Berikut rangkumannya:
Ubah Kata Sandi
Menurut Kaspersky, kata sandi yang tersebut tersebar pada forum siber kali ini mampu diselesaikan dengan mengganti kata sandi lama. Setelah diubah, hacker tidaklah akan bisa jadi membuka perangkat atau akun pengguna dengan sandi yang tersebut bocor ke internet.
Kata sandi yang dimaksud direkomendasikan untuk mengamankan perangkat harus terdiri dari kombinasi simbol, angka, juga kode unik. Menurut Kaspersky, akun dengan kata sandi yang digunakan ringan ditebak sangat berisiko berubah menjadi target peretasan.
Blokir serta Terbitkan Lagi Kartu Debit Bila Perlu
Agar lebih lanjut aman, Kaspersky menyarankan pengguna tiada cuma mengganti seluruh akun lalu perangkat, namun seluruh akses yang menyertakan kode, misalnya kartu debit. Kaspersky sangat merekomendasikan penggantian kode pin secara rutin. Kalau penting pengguna bisa saja menerbitkan ulang kartu debit sebagai upaya pengamanan ekstra.
Autentikasi Dua Faktor
Survei Kaspersky mengungkap bahwa akun tanpa keamanan ganda atau autentikasi dua factor sangat rentan untuk disusupi. Padahal, autentikasi dua faktor atau yang tersebut dikenal dengan 2FA adalah cara yang digunakan sangat enteng untuk diaplikasikan pada semua perangkat teknologi. Akun pengguna lebih lanjut aman akibat kuncinya belaka dapat dibuka dengan konfirmasi melalui email, nomor telepon, atau sejenisnya.
Batasi Bagi Berita Pribadi ke Sosmed
Pengguna teknologi juga disarankan tak enteng membagikan informasi pribadi lewat sosial media. Ketika lengah, ada kalanya pengguna perangkat mencantumkan data diri, alamat rumah, bahkan nama khalayak tua kandung. Padahal, menurut Kaspersky, keamanan data pribadi adalah asas yang mana tidak ada bisa saja dihilangkan dalam ranah digital.
Artikel ini disadur dari 9,9 Miliar Kata Sandi Bocor ke Internet, Begini Tips Amankan Akun ala Kaspersky




