Jokowi Boyong 1.740 ASN dari Ibukota ke IKN Mulai September 2024, Siapa Rombongan Awal Terangkut?
Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan memboyong 1.740 warga aparatur sipil negara (ASN) dari Ibukota ke Ibu Daerah Perkotaan Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur mulai September 2024.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, mangatakan 1.740 aparatur sipil negara (ASN) akan dipindahkan ke Ibu Perkotaan Negara (IKN) Nusantara, dalam Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pemindahan akan dimulai pada September.
Azwar Anas menyampaikan ini usai rapat sama-sama Presiden Joko Widodo atau Jokowi di dalam Istana Negara, Jakarta, Senin, 1 Juli 2024. otoritas menjanjikan hingga November nanti akan ada 47 tower hunian yang tersebut selesai.
Per tower akan berisi 60 unit dengan besarnya 98 meter. Satu unit pada tower itu akan berisi tiga kamar. “Nanti dari 47 tower itu 29 akan dalam isi oleh ASN, lalu 18 tower akan diisi TNI Polri,” kata Azwar pada Istana Kepresidenan Jakarta.
Dilansir dari sarolangunkab.go.id, dalam rencana induk yang digunakan terlampir pada UU IKN, terdapat lima klaster yang dimaksud akan dipindahkan ke IKN. Klaster pertama, yaitu klaster pemerintahan, akan dimulai pada 2024. Klaster ini mencakup presiden lalu delegasi presiden dan juga lembaga besar negara, salah satunya MPR, DPR, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, lalu BPK.
Beberapa kementerian juga akan dipindahkan pada tahap awal. Kementerian yang disebutkan meliputi Kementerian Koordinator, yaitu Kemenko Perekonomian, Kemenko Polhukam, Kemenko PMK, kemudian Kemenko Marves. Selain itu, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, dan juga Kementerian Defense juga di antaranya pada klaster pertama.
Klaster pemerintahan pertama mencakup kementerian atau lembaga negara yang dimaksud secara secara langsung menggalang kerja presiden kemudian delegasi presiden. Kementerian ini meliputi Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Kantor Staf Presiden, kemudian Dewan Pertimbangan Presiden.
Selain itu, kementerian atau lembaga negara yang mana menggalang serangkaian perencanaan, penganggaran, lalu kinerja penyelenggaraan juga termasuk, yaitu Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Kemenpan RB, dan juga Badan Pengawasan Keuangan lalu Pembangunan (BPKP).
Selanjutnya, terdapat kementerian yang digunakan mengupayakan penyiapan infrastruktur dasar di dalam IKN, seperti Kementerian Kominfo, Kementerian PUPR, juga Kementerian ATR/BPN. Selain itu, ada juga alat pertahanan serta keamanan juga kementerian/lembaga negara yang mana membantu penegakan hukum, salah satunya Kemenkumham, TNI-Polri, Kejaksaan Agung, kemudian KPK.
Selain itu, lembaga negara independen serta badan rakyat juga akan dipindahkan. Lembaga yang dimaksud antara lain Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, BPJS Kesehatan, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Mengenai kepindahan ke IKN, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan konfirmasi bahwa beberapa jumlah perusahaan BUMN siap untuk memasok keinginan energi, diantaranya listrik juga gas, bagi kantor-kantor pemerintahan dalam IKN Nusantara.
Erick menyampaikan hal ini pasca memeriksa kesiapan perusahaan-perusahaan negara pada menyediakan bermacam prasarana penunjang utama untuk penyelenggaraan HUT ke-79 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang pada ibu kota baru tersebut.
“Alhamdulillah, penugasan penting yang diberikan Presiden Joko Widodo terhadap kementerian dan juga perusahaan-perusahaan BUMN untuk menyiapkan beraneka infrastruktur penting kemudian utama untuk kantor-kantor pemerintahan di IKN, hingga pada waktu ini sesuai jadwal,” kata Erick melalui penjelasan dalam Jakarta, Sabtu, 29 Juni 2024, seperti disitir dari Antara.
Ia mencontohkan, Istana Presiden, rumah tapak jabatan menteri, hingga kantor kementerian koordinator 3 dan juga 4 sudah pernah dipasok jaringan listrik dari PLTS lalu jaringan gas. Kesiapan itu juga untuk menyambut pelaksanaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI yang dimaksud pertama kali ke IKN.
“Dengan waktu tersisa, sekitar sebulan lebih, kunjungan ini dengan para Dirut lalu Wadirut BUMN untuk melakukan konfirmasi semua sarana yang tersebut bermetamorfosis menjadi tanggung jawab kami sanggup selesai tepat waktu,” tutur Erick.
Saat meninjau IKN pada Hari Sabtu kemarin, rombongan Kementerian BUMN mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Training Center PSSI, Kawasan Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM), dan juga Istana Presiden berikut lapangan di dalam depan Istana yang mana akan berubah menjadi lokasi upacara 17 Agustus mendatang.
Erick Thohir berharap PLN baik melalui PLTS ataupun gardu induknya bakall mampu memasok listrik, tak semata-mata untuk keinginan daya total dalam kedudukan upacara HUT Kemerdekaan, tapi juga melakukan konfirmasi pasokan listrik interkoneksi di dalam Kalimantan juga aman.
SUKMA KANTHI NURANI | RR ARIYANI WIDYASTUTI I ANTARA
Artikel ini disadur dari Jokowi Boyong 1.740 ASN dari Jakarta ke IKN Mulai September 2024, Siapa Rombongan Awal Terangkut?




