Hong Kong Open 2024: Jonatan Christie Disikat Wakil China dalam Semifinal

KOWLOON – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Leonardus Jonatan Christie disikat duta China, Lei Lan Xi, pada sesi semifinal Hong Kong Open 2024, Hari Sabtu (14/9/2024). Jonatan kalah lewat rubber game berdurasi 69 menit, dengan skor 14-21, 21-12 dan juga 17-21.
Dengan hasil tersebut, Jonatan gagal melangkah ke semifinal kejuaraan Super 500 itu. Sedangkan Lei akan bersaing untuk penghargaan juara kontra bintang Denmark, Viktor Axelsen.
Bermain pada Hong Kong Coliseum, Jojo -sapaan Jonatan- unggul 0-2 tambahan dulu. Namun, ia banyak melakukan kesalahan selepas itu sehingga balik tertinggal 2-9 dari Lei.
Akan tetapi, perlahan-lahan Joantan mulai mampu mengundurkan diri dari dari tekanan dan juga mengembangkan permainannya. Dia pun memangkas ketertinggalan menjadi 6-10 serta bahkan menyamakan skor di area nomor 12-12.
Sayangnya, selepas itu pemain berusia 26 tahun yang disebutkan kembali kesulitan untuk menahan serangan Lei. Alhasil, ia tertinggal lagi 12-16 serta pada akhirnya kalah dengan skor 14-21 dalam gim pertama.
Pada gim kedua, Jojo dengan segera tancap gas menyerang serta bermain sangat agresif. Strategi itu berhasil menimbulkan Lei kewalahan sehingga ia unggul 4-0 lalu 9-1.
Smash-smash keras nan mematikan yang mana dilancarkan pemain ranking tujuh dunia itu sukses membuatnya mendulang poin dengan mudah. Dia pun memperlebar keunggulannya menjadi15-7.
Selepas itu, Lei sempat memangkas ketertinggalannya menjadi 12-16. Namun, Jonatan bisa saja memperoleh lima poin beruntun serta sukses merebut gim kedua dengan skor 21-12.
Pada gim ketiga, Jonatan mengatur 3-1 tambahan dulu. Namun, beliau kembali banyak melakukan kesalahan sehingga balik tertinggal 4-9.
Setelah itu, Jojo merubah pola permainannya menjadi lebih besar menyerang lagi serta melakukan variasi serangan smash-smash silang. Hasilnya, beliau memangkas ketertinggalannya menjadi 13-14 juga menyamakan skor di area hitungan 14-14.
Namun sayang, juara All England 2024 itu kembali lengah dalam poin-poin kritis. Alhasil, ia tertinggal lagi 14-17 serta akhirnya tumbang dengan skor 17-21 di dalam gim penentuan.






