3 Kemenangan gemilang Bersejarah Indonesia melawan Bahrain di area Jakarta, Salah Satunya Debut Kandang Patrick Kluivert

JAKARTA – Timnas Indonesia kembali menegaskan dominasi merek menghadapi Bahrain dalam DKI Jakarta setelahnya menang satu-nol di lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia, Selasa (25/3/2025). Gol tunggal Ole Romeny di dalam sesi pertama menegaskan kemenangan Skuad Garuda pada hadapan puluhan ribu suporter pada Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Hasil ini tiada hanya saja menandai debut kandang Patrick Kluivert sebagai pembimbing Timnas Indonesia dengan manis, tetapi juga melanjutkan rekor kemenangan Garuda berhadapan dengan Bahrain di dalam ibu kota. Sejarah mencatat bahwa Indonesia pada masa kini sudah tiga kali mengalahkan Bahrain dalam Jakarta, dengan kemenangan sebelumnya terjadi pada 1980 juga 2007.
Berikut tiga kemenangan bersejarah Indonesia menghadapi Bahrain di dalam kandang sendiri:
1. Indonesia 3-2 Bahrain (1980) – Kejayaan Perdana
Pertemuan pertama Indonesia serta Bahrain terjadi pada kompetisi President’s Cup 1980 dalam Jakarta. Dalam laga yang berlangsung sengit, Timnas Indonesia berhasil menang tipis 3-2. Kemenangan gemilang ini menjadi catatan penting akibat menandai awal dari persaingan ketat kedua negara dalam level internasional.
2. Indonesia 2-1 Bahrain (2007) – Kejayaan di area Piala Asia
Salah satu kemenangan paling ikonik terjadi pada Piala Asia 2007, ketika Indonesia mengalahkan Bahrain 2-1 di tempat SUGBK.
Bermain di tempat hadapan puluhan ribu suporter, Timnas Indonesia tampil agresif juga mampu unggul melalui gol Budi Sudarsono juga Bambang Pamungkas. Kejayaan ini begitu berkesan oleh sebab itu terjadi di tempat kompetisi resmi dan juga memproduksi Indonesia mengawali Piala Asia dengan hasil positif.
3. Indonesia satu gol tanpa balas Bahrain (2025) – Debut Kandang Patrick Kluivert
Kini, 18 tahun pasca kemenangan terakhir, Timnas Indonesia kembali menaklukkan Bahrain di dalam Jakarta. Bermain pada SUGBK pada lanjutan Kualifikasi Piala Bumi 2026, Garuda menang satu-nol berkat gol Ole Romeny pada menit ke-24.
Di bawah asuhan Patrick Kluivert, Indonesia tampil solid dan juga lebih besar disiplin pada bertahan. Meski Bahrain meningkatkan intensitas serangan di dalam sesi kedua, lini belakang Garuda yang dikomandoi Jay Idzes sukses meredam setiap ancaman.
Kemenangan ini menjaga asa Indonesia untuk masih bersaing di dalam Grup C serta menegaskan bahwa SUGBK masih menjadi tempat angker bagi Bahrain.
Dengan hasil ini, Indonesia mencatatkan rekor sempurna melawan Bahrain di tempat Ibukota dengan tiga kemenangan dari tiga laga. Hasil ini juga memberikan harapan baru bagi pecinta sepak bola Tanah Air bahwa Skuad Garuda mampu tampil kompetitif di tempat kancah Asia.
Setelah laga ini, Timnas Indonesia masih mempunyai dua laga berat melawan China kemudian Negeri Matahari Terbit pada Juni 2025. Namun, kemenangan berhadapan dengan Bahrain menjadi modal penting di perjalanan menuju Piala Global 2026.






