Tiga Mitra Koperasi LPDB-KUMKM Raih Penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden

PALEMBANG – Tiga Koperasi yang digunakan menjadi mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, juga Menengah (LPDB-KUMKM) mendapat Penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Penghargaan yang dimaksud diberikan pada waktu Peringatan Puncak Acara Hari UMKM Nasional 2024 dalam Palembang, Sumatra Selatan.
Ketiga koperasi yang tersebut memperoleh penghargaan ini adalah Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq dalam Kota Bandung, Jawa Barat yang mana bergerak pada bidang pertanian. Kemudian, KSPPS BMT Beringharjo di area Yogyakarta pada bidang kerajinan tekstil, juga Koperasi Unit Desa (KUD) Mino Saroyo dalam Cilacap, Jawa Tengah pada sektor perikanan.
Adapun penghargaan yang disebutkan diberikan terhadap koperasi-koperasi yang dimaksud berhadapan dengan keberhasilannya pada mengembangkan koperasi dan juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Perbaikan sistem ekologi pengelolaan koperasi yang tersebut diadakan oleh ketiga koperasi ini bukan lepas dari peran dan juga LPDB-KUMKM yang digunakan memberikan dukungan pembiayaan hingga pendampingan secara intensif teristimewa pasca COVID-19.
“Syukur Alhamdulillah, penghargaan Satya Lencana Wira Karya ini adalah bukti nyata bahwa koperasi-koperasi mitra LPDB-KUMKM telah dilakukan memberikan dampak yang dimaksud signifikan bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan juga pendampingan untuk seluruh mitra koperasi,” ujar Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo.
Supomo menambahkan bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh koperasi dalam Indonesia untuk terus berinovasi kemudian berkontribusi pada merancang perekonomian nasional.
“Kami berharap penghargaan ini dapat menggalakkan koperasi-koperasi lainnya untuk semakin terlibat pada mengakses pembiayaan dari LPDB-KUMKM lalu memanfaatkan berbagai inisiatif pendampingan yang dimaksud kami berikan. Dengan demikian, koperasi dapat berkembang semakin kuat kemudian mandiri,” tuturnya.
Supomo juga menyampaikan harapannya agar penghargaan ini dapat meningkatkan kepercayaan warga terhadap koperasi sebagai salah satu pilar sektor ekonomi kerakyatan.
“Kami yakin bahwa dengan semakin kuatnya koperasi, maka kesejahteraan publik akan semakin meningkat. LPDB-KUMKM berazam untuk terus menggalang pengembangan koperasi dalam Indonesia agar dapat berperan lebih lanjut besar pada penyelenggaraan perekonomian nasional,” katanya.
Selain itu, mitra koperasi yang meraih penghargaan ini diharapkan juga dapat menjadi role model bagi koperasi lainnya pada mengembangkan usaha yang tersebut berkelanjutan dengab dukungan pemerintah di hal ini Kementerian Koperasi kemudian UKM bersatu LPDB-KUMKM.
“Atas praktik baik dari sistem ekologi koperasi ini, saya diundang ke Negeri Sakura untuk mempresentasikan peran pemerintah di hal peningkatan biosfer koperasi ini. Dengan semangat yang mana sama, saya yakin para mitra koperasi kami akan mampu menghadapi tantangan global dan juga menjadi ujung tombak pada mewujudkan Indonesia yang mandiri dan juga sejahtera,” tutup Supomo.





