Terkini: Kemenkeu Sebut RI Butuh Penanaman Modal Simbol Rupiah 6.445 Trilyun untuk Bangun Infrastruktur 2020-2024, 7 Konsorsium Siap Bangun Perumahan ASN di dalam IKN
Jakarta – Berita-berita terkini kegiatan ekonomi lalu bidang usaha hingga hari terakhir pekan sore, 19 Juli 2024 dimulai dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut, Nusantara butuh dana penanaman modal senilai Rupiah 6.445 triliun untuk merancang infrastruktur sepanjang 2020 hingga 2024.
Disusul, sebanyak-banyaknya tujuh perkumpulan mengajukan prakarsa untuk masuk ke skema Kerjasama eksekutif dengan Badan Usaha (KPBU) merancang perumahan ASN pada Ibu Pusat Kota Nusantara (IKN).
Selanjutnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, helikopter yang dimaksud terjungkal di wilayah Bali pada Hari Jumat sore, 19 Juli 2024 pukul 15.33 WITA diduga akibat terlilit tali layangan.
Berikutnya, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK sedang menyusun Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Data (RPOJK LPBBTI) atau fintech peer to peer lending (fintech P2P) atau pinjaman online (pinjol). OJK berencana meninggal batas pendanaan produktif lewat pinjol dengan nilai hingga dalam berhadapan dengan Mata Uang Rupiah 2 miliar.
Terakhir, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menuturkan peran satuan tugas atau satgas pengawasan barang tertentu yang digunakan diberlakukan tata niaga impor yang mana dibentuk Kementerian Perdagangan (Kemendag) beserta 11 kementerian dan juga lembaga.
Kelima berita ini paling banyak diakses pembaca kanal Kondisi Keuangan juga Bisnis Tempo.co.
Berikut ringkasan lima berita yang digunakan trending tersebut:
Selanjutnya: 1. Kemenkeu: RI Butuh Penanaman Modal Rupiah 6.445 Trilyun untuk Bangun Infrastruktur….
- 1
- 2
- 3
- 4
- Selanjutnya
Artikel ini disadur dari Terkini: Kemenkeu Sebut RI Butuh Investasi Rp 6.445 Triliun untuk Bangun Infrastruktur 2020-2024, 7 Konsorsium Siap Bangun Perumahan ASN di IKN






