Tekuk Popsivo 3-1, Electric PLN jaga potensi ke grand final Proliga

DKI Jakarta – Tim voli putri Ibukota Indonesia Electric PLN melindungi kesempatan ke grand final PLN Mobile Proliga 2025 pasca menekuk Ibukota Indonesia Popsivo Polwan 3-1 (25-23, 25-21, 22-25, 25-20) pada laga final four ke GOR Sritex, Solo, Jawa Tengah, Kamis.
Electric PLN yang digunakan mengandalkan dua pemain asing Kelsey Robinson Cook juga Polina Shemanova dengan segera menggempur Popsivo sejak set pertama.
Meskipun persaingan poin yang dimaksud ketat dari kedua tim, Electric PLN mampu mencetak dua poin krusial untuk mengamankan kemenangan pada set pertama dengan skor 25-23.
Popsivo Polwan berjuang membalas dengan serangan pemain asing Jessica Mruzik serta Madison Kingdon. Namun, Electric PLN mampu membendung dengan mencetak poin beruntun hingga skor 25-21 untuk memenangI set kedua.
Perlawanan Popsivo baru membuahkan hasil pada set ketiga. Setelah persaingan poin yang digunakan ketat sejak awal set hingga mencatatkan skor imbang 19-19, Popsivo mampu memaksimalkan setiap potensi berubah jadi poin hingga mencetak poin 23-21.
Electric PLN mencoba mengejar namun, sebuah spike yang mana terlampau keras dari Robinson menciptakan bola jatuh dalam luar lapangan sekaligus memberikan kemenangan untuk Popsivo dengan skor 25-22.
Setelah membuka prospek mengejar ketertinggalan, Popsivo segera mencuri poin lebih lanjut dulu pada set keempat. Persaingan semakin ketat pada waktu kedua kelompok saling mencetak poin hingga Electric PLN membalikkan keunggulan berubah menjadi 8-7.
Setelah technichal time out pertacma, Electric PLN belum dapat memperlebar jarak poin dikarenakan Popsivo yang digunakan terus memberikan perlawanan dengan berulang kali menciptakan skor imbang 19-19.
Aksi blok yang dimaksud efektif dari Shemanova juga spike keras Madison menciptakan poin beruntun bagi Electric PLN yang digunakan berhasil memperlebar jarak dengan 22-19.
Giliran Ersandrina Devega Salsabila mencuri perhatian dengan mencetak poin beruntun melalui servis ace sampai pada poin terakhir untuk mengantar Electric PLN mengamankan set keempat dengan skor 25-20, sekaligus mengakhiri laga dengan kemenangan penting.
Dengan kemenangan tersebut, Electric PLN menambah poin klasemen sementara berubah jadi 6 poin untuk menggeser Gresik Petrokimia Pupuk Nusantara di dalam tempat ketiga dengan mengoleksi 5 poin.
Sedangkan, Popsivo Polwan yang digunakan sebelumnya menjadi pemimpin klasemen dengan 8 poin harus turun ke tempat kedua digantikan DKI Jakarta Pertamina Enduro yang digunakan juga mengoleksi 8 poin.
Electric PLN masih melakoni satu laga lagi di fase final four menghadapi Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.
Artikel ini disadur dari Tekuk Popsivo 3-1, Electric PLN jaga peluang ke grand final Proliga





