Nasional

Bawaslu Izinkan Cakada Mulai Sosialisasikan Diri: Sepanjang Tidak Mengajak, Tak Apa-apa

JAKARTA – Pendaftaran calon kepala area (cakada) untuk pemilihan kepala daerah 2024 sudah selesai dilaksanakan. Setelah ditetapkan, para cakada dijadwalkan memulai kampanye pada 25 September 2024.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) Rahmat Bagja mempersilakan para calon kepala wilayah mulai menyosialisasikan diri terhadap masyarakat. Misalnya dengan jalan ke kompleks perbelanjaan atau berolahraga pada car free day (CFD).

“Sebenarnya, semua persoalan, keberadaan yang mana bersangkutan dijadikan kampanye, juga jadi persoalan. Tapi ya, itu haknya, UU Kepemiluan kalau kemudian dan juga ini menciptakan kampanye ke pusat perdagangan sepanjang tak mengundang bukan masalah,” kata Rahmat pada acara One On One SINDOnews dengan tema Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024, Mulai Pekan (2/9/2024).

Menurutnya, kampanye di tempat Indonesia sangat menarik akibat hidup calon kepala wilayah justru dianggap sebagai komponen kampanye. “Ini menghasilkan kampanye kita lebih banyak menarik kalau kemudian batasannya kampanye datang atau selesai, ya masalahnya ini kampanye enggak sih? Ini adalah persoalan juga,” ujarnya.

Perbedaan lain yang mana ditemukan Bawaslu yakni adanya baliho calon petahana atau incumbent, walaupun mereka itu belum mendaftar serta ditetapkan KPU.

“Wong calonnya aja belum ditetapkan oleh KPU tapi sudah ada ada baliho dalam mana-mana? Ya, inilah ciri khas perkembangan pilpres pada negara Indonesia. Misalnya petahana itu ada kelebihannya,” katanya.

Meski calon petahan mempunyai keunggulan, tapi mereka juga miliki batasan-batasan. Misalnya calon petahana sangat diawasi oleh warganya agar tidaklah menggunakan kekuasaannya ketika berkontestasi pada pemilihan gubernur 2024.

“Tidak boleh mengangkat, mengganti pejabat daerah. Sekali itu dilakukan, makanya pemenang dibatalkan,” katanya.

Related Articles

Back to top button