Pratama Arhan Kembali Dipanggil Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Sempat Ragu

JAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong melakukan konfirmasi tetap saja memanggil Pratama Arhan ke Skuad Garuda terlepas dari isu miring yang mana menerpanya. Shin mengakui kondisi Arhan sempat membuatnya ragu.
Belakangan ini Pratama Arhan diterpa dengan isu miring masalah perselingkuhan sang Istri, Azizah Salsha. Kabar miring ini menimbulkan Arhan dikhawatirkan tak dipanggil Timnas Indonesia.
Pemain Suwon FC itu dikhawatirkan tidaklah masuk rencana Shin Tae-yong untuk putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026 Zona Asia. Namun demikian, pembimbing jika Korea Selatan itu segera menampik perasaan khawatir itu.
Shin meyakinkan tetap memperlihatkan memanggil Arhan terlepas dari isu miring yang digunakan menerpanya. Menurut juru taktik berusia 53 tahun itu, Arhan merupakan pemain penting untuk Timnas Indonesia.
“Memang sebelum ada hambatan ini pun saya telah berpikir (Pratama Arhan) harus dipilih engga, akibat di dalam Turnamen Korea Selatan juga ia ga masuk daftar pemain, memang benar dipertimbangkan kesulitan itu, saya akhirnya memilih Arhan ke Timnas, pasca itu baru kejadian ada hambatan itu,” jelas Shin terhadap awak media di tempat Jakarta, hari terakhir pekan (23/8/2024).
“Memang Arhan pemain yang tersebut baik lalu kerja keras, kita tiada boleh kehilangan pemain yang tersebut baik seperti ini,” tambahnya.
Walau begitu, Shin menyatakan akan masih memantau kondisi mental mantan pemain Tokyo Verdy itu. Dia tak sanggup menegaskan Arhan secara langsung masuk pada kesebelasan utama.
“Jadi kita tetap memperlihatkan panggil beliau ke Timnas, dan juga kita harus kontrol dia, memang sebenarnya kita tidaklah mampu jamin apakah beliau sanggup bermain pada pertandingan berikutnya, tapi kita tetap memperlihatkan bawa beliau supaya ga kehilangan pemain yang tersebut baik,” ujar Shin.
Timnas Indonesia sendiri akan melakoni laga pertama putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia. Skuad Garuda akan berhadapan dengan Arab Saudi di area King Abdullah Sports City, Jeddah pada 5 September 2024 mendatang.






