Olahraga

Paralimpiade Paris 2024: Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

PARIS – Laga pertempuran saudara dua perwakilan Indonesia di area partai final cabang olahraga (cabor) para badminton nomor ganda campuran SL3-SU5 Paralimpiade 2024 berhasil dimenangkan Ramdani Hikmat/Leani Ratri Oktila melawan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah. Mereka menang dua gim dengan segera dengan skor 21-16 dan juga 21-15.

Dengan hasil tersebut, Hikmat/Leani menyumbangkan medali emas pertama untuk Indonesia pada Paralimpiade 2024. Sedangkan Fredy/Khalimatus harus puas menghadirkan pulang medali perak.

Prestasi itu menciptakan Indonesia saat ini sementara sudah pernah mengoleksi tujuh medali di area Paralimpiade 2024. Rinciannya adalah satu medali emas, empat medali perak lalu dua medali perunggu.

Mentas di tempat La Chapelle Arena, Paris, Prancis, Awal Minggu (2/9/2024) siang WIB, Hikmat/Leani mendapatkan perlawanan ketat dari Fredy/Khalimatus. Meski begitu, merekan bisa jadi unggul 5-4.

Permainan gemilang yang digunakan ditampilkan Hikmat/Leani pun menyebabkan Fredy/Khalimatus tak berkutik. Mereka dengan mudah memperlebar keunggulan menjadi 8-4 serta 11-7 di dalam interval gim pertama.

Usai rehat, Hikmat/Leani tak mengendurkan serangan. Hasilnya, mereka tanpa kesulitan berarti terus menambah keunggulan menjadi 15-8 kemudian 18-9.

Akan tetapi, Fredy/Khalimatus tak menyerah begitu hanya kemudian terus berjuang melawan sampai akhirnya memangkas ketertinggalan merek menjadi empat poin belaka dalam bilangan 16-20. Namun, pengejaran dia berakhir sia-sia lantaran Hikmat/Leani sanggup mengamankan gim pertama dengan skor 21-16.

Pada gim kedua, Hikmat/Leani masih terus mendominasi. Mereka menyerang serta bertahan serupa baiknya sehingga menjadi pemimpin 4-2 lalu 8-4.

Di sisi lain, Fredy/Khalimatus masih kesulitan untuk mengimbangi permainan kompatriot mereka. Alhasil, merek terus tertinggal dalam interval gim kedua pada kedudukan 7-11.

Pertarungan ketat berlangsung setelahnya di tempat mana kedua pasangan Indonesia saling jual beli serangan. Akan tetapi, Hikmat/Leani masih terus unggul di dalam hitungan 16-12 sampai akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 21-15 di dalam gim kedua.

Related Articles

Back to top button