Pangeran William Kehilangan Kepercayaan pada Harry, Meghan Markle Harus Tebus Kesalahan

INGGRIS – Seorang pakar kerajaan mengklaim bahwa Pangeran William telah lama kehilangan kepercayaan pada Pangeran Harry kemudian Meghan Markle. Pasangan Sussex itu pun disarankan untuk minta maaf jikalau mereka ingin rekonsiliasi.
Editor Daily Mail Richard Eden menyatakan bahwa sebelum perseteruan antara Pangeran Harry kemudian Pangeran William sanggup diselesaikan, Meghan Markle juga sang suami perlu menebus kesalahan mereka. Hal ini baik secara pribadi maupun publik.
Dalam podcast Palace Confidential, Eden menyoroti bahwa kepercayaan William kemungkinan besar sulit dipulihkan pasca peluncuran memoar Harry yang tersebut berjudul Spare dan juga dokumenter Netflix yang tersebut mengungkap rahasia Keluarga Kerajaan.
Eden menjelaskan bahwa kehilangan kepercayaan semacam itu mungkin saja bersifat permanen mengingat betapa sulitnya William lalu sang istri, Kate Middleton untuk mempercayai Harry lagi. Terutama dengan kemungkinan informasi pribadi merek lalu Keluarga Kerajaan lain yang digunakan bisa saja dibocorkan dalam masa depan.

Foto/People
“Mereka perlu memohon maaf, setidaknya secara pribadi, tetapi bagaimana kemungkinan besar ada rekonsiliasi ketika William kemudian Catherine bukan tahu apa yang mana akan muncul di area acara TV atau buku? Sungguh, begitu Anda kehilangan kepercayaan itu, Anda telah terjadi kehilangannya selamanya,” kata Eden dilansir dari Express, Hari Sabtu (7/9/2024).
“Bisakah Anda bayangkan apa yang digunakan merek pikirkan? Karena, pada memoarnya (Pangeran Harry), ia baru cuma mengungkapkan percakapan intim yang mana tidak ada pernah merekan duga akan dipublikasikan, jadi tiada akan ada sambutan baik,” sambungnya.
Di sisi lain, ada juga laporan tentang kemungkinan adanya intervensi dari anggota keluarga lain untuk mendamaikan mereka. Seperti Jane atau Charles Spencer yang digunakan merupakan keluarga dari mendiang Putri Diana.
“Semua orang berharap ada semacam intervensi dari Jane atau Charles (Spencer) yang digunakan diharapkan dapat mempertemukan merekan kembali. Memang butuh waktu, tetapi tampaknya itu mungkin,” jelasnya.






