Menteri ATR kemudian Kadin bahas prospek sinergi bangun kegiatan ekonomi Indonesi

Ibukota Indonesia – Menteri Agraria serta Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Ketua Umum Kamar Dagang kemudian Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mendiskusikan kesempatan sinergi di merancang kegiatan ekonomi Indonesia.
"Kehadiran Mas Anin (Anindya Bakrie) di Kementerian ATR/BPN ini menyampaikan instruksi bahwa untuk memulai pembangunan dunia usaha Nusantara ke depan di dalam berubah-ubah sektor itu membutuhkan sinergi juga kolaborasi. Tentu KADIN juga akan menaungi beragam organisasi, tak cuma KADIN ke wilayah tapi juga beraneka asosiasi,” ujar AHY pada keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dalam reuni ini, kedua pihak membicarakan langkah perkembangan sektor ekonomi Negara Indonesia ke depan juga kesempatan sinergi di aspek pertanahan dan juga tata ruang.
AHY menjelaskan, Kementerian ATR/BPN juga punya peran penting serta strategis pada merancang sektor ekonomi Nusantara ke depan. Salah satunya melalui perencanaan tata ruang wilayah ke Nusantara yang mana baik.
“Tata ruang ini bisa saja benar-benar dikelola dengan baik peruntukannya, jelas mana yang digunakan buat hunian, mana yang dimaksud buat industri, mana yang tersebut buat pertanian, perkebunan juga lain sebagainya. Tentunya kami juga ingin menghadirkan kepastian hukum,” katanya.
Lebih lanjut, dari kepastian hukum hak melawan tanah yang terus dikerjakan oleh Kementerian ATR/BPN, menurut AHY akan berdampak pada jalannya investasi.
“Karena tadi bicara penanaman modal itu akan mengalir jikalau ada kepastian hukum, diantaranya kepastian hukum melawan tanah dalam Indonesia. Sehingga, tentunya saya berharap KADIN bisa saja semakin maju kemudian bisa saja terus berkontribusi pada perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie mengapresiasi kesempatan bertemu dengan Menteri ATR/Kepala BPN kemudian membicarakan mengenai kesempatan kerja serupa antara KADIN dengan ATR/BPN.
“Saya sangat bahagia Pak Menteri meluangkan waktu untuk menerima kami. Hal ini sangat membantu untuk mampu bekerja sejenis juga kita mengawasi kerja samanya dengan KADIN sangat besar dikarenakan memang sebenarnya KADIN adalah mitra strategis pemerintah lalu juga payung planet bidang usaha berdasarkan undang-undang,” kata Anindya Bakrie.
Pada reuni ini mengemuka pula bahasan terkait Redistribusi Tanah yang digunakan dikerjakan Kementerian ATR/BPN. Anindya Bakrie menyampaikan bahwa inisiatif Redistribusi Tanah dapat berubah jadi suatu kesempatan bagi KADIN di kabupaten/kota maupun provinsi untuk bergabung menggalang kegiatan ekonomi Indonesia semakin bertumbuh.
“Selain itu, tadi juga kita bicara mengenai bagaimana perubahan Bank Tanah, pada mana itu sangat membantu untuk penanaman modal ke Indonesia, teristimewa pada hal kepastian hukumnya seperti yang tersebut disampaikan oleh Pak Menteri. Juga kita akan sentuh sedikit mengenai peraturan pemerintah mengenai carbon trading agar bisa saja melibatkan bumi perniagaan swasta agar berubah menjadi bensin untuk mampu mengedepankan inisiatif pemerintah,” ujarnya.
Artikel ini disadur dari Menteri ATR dan Kadin bahas peluang sinergi bangun ekonomi Indonesia






