Janji Majukan Olahraga di dalam Aceh, BSI Dukung Gelaran PON XXI Aceh-Sumut 2024

BANDA ACEH – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berikrar untuk menyokong pemerintahan Provinsi (Pemprov) Aceh di menggalakkan serta memajukan sektor olahraga. Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI dalam Aceh menjadi batu lonjatan pada meningkatkan minat lalu prestasi olahraga di area Bumi Serambi Mekah.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, sebuah kehormatan bagi BSI bisa jadi menjadi mitra Pemprov Aceh lalu menjadi kontribusi nyata pada mengupayakan penyelenggeran PON XXI, yang dimaksud merupakan pesta olahraga nasional terbesar yang tersebut ditunggu-tunggu oleh publik Indonesia, khususnya rakyat Aceh. Menurutnya, BSI berikrar untuk memberikan layanan keuangan yang digunakan optimal bagi masyarakat, atlet, official, serta wisatawan yang dimaksud hadir dalam Aceh selama PON XXI.
“BSI menyiapkan infrastruktur layanan keuangan yang digunakan menyeluruh untuk memudahkan operasi serta memberikan rasa aman terhadap seluruh pengguna layanan BSI dalam Aceh selama PON XXI berlangsung,” kata Hery.
BSI menyiapkan 910 mesin ATM untuk menunjang proses selama pesta olahraga nasional terbesar itu. Dari jumlah total tersebut, 206 mesin merupakan mesin ATM baru yang tersebut tersebar sebanyak 117 unit di area Banda Aceh, 54 unit pada Lhokseumawe, juga 35 unit di area Meulaboh. Seluruh mesin ATM BSI beroperasi selama 24 jam, menyokong berbagai jaringan perbankan seperti Visa, ATM Bersama, Prima, Link, juga Plus. Hal ini melakukan konfirmasi bahwa baik warga Aceh maupun para pengunjung dari luar wilayah dapat mengakses layanan perbankan dengan mudah dan juga cepat.
Tidak cuma itu, BSI juga menghadirkan layanan digital payment berbasis QRIS kemudian EDC yang dimaksud tersebar pada berbagai merchant di tempat Aceh. Total 45.866 merchant QRIS telah lama terdaftar, melampaui target 45.000 merchant, sementara mesin EDC sudah terpasang di area 1.399 merchant.
Hery juga mengumumkan BSI menegaskan ketersediaan uang tunai sebesar lebih banyak dari Rp2,7 triliun sebagai antisipasi lonjakan operasi selama berlangsungnya acara. Ketersediaan uang tunai yang dimaksud telah terjadi disiapkan pada 16 Kantor Cabang, 137 Kantor Fakultas Pembantu (KCP), serta 7 Kantor Efektif Funding (KFF), menjamin bahwa keinginan tunai warga selama PON terpenuhi.
“Selain infrastruktur perbankan, BSI juga memperhatikan keinginan spiritual para atlet serta pengunjung. Untuk itu, BSI menyiapkan mobil musholla di tempat dua lokasi utama, yakni Stadion Harapan Bangsa juga Lapangan Blang Padang. Delapan unit musholla knock down juga ditempatkan di dalam berbagai venue seperti stadion, pelabuhan, lalu pusat olahraga,” paparnya.
Pada kesempatan yang digunakan sama, BSI juga menjalin kerjasama dengan klub kebanggaan warga Aceh, yaitu Persiraja Banda Aceh. Hery megatakan BSI sangat terinspirasi dan juga kagum dengan kecintaan warga Aceh terhadap sepak bola, khususnya klub Persiraja. Komunitas Aceh, disebut Hery, setiap saat memberikan dukungan penuh kemudian semangat luar biasa pada Persiraja.
“BSI sangat memahami bahwa Persiraja tidak sekadar klub sepak bola, tapi juga sebuah simbol kebanggan, identitas, juga semangat juang warga Aceh. Karena itu, BSI ingin melakukan konfirmasi bahwa Persiraja memiliki semua dukungan untuk meraih prestasi lebih banyak tinggi kemudian kembali bersaing dalam Turnamen 1.Kami berharap dengan dukungan ini Persiraja akan menjadi klub yang semakin dihargai dan juga terus menjadi kebanggan Publik Aceh,” tutur Hery.
Sementara Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Safrizal ZA mengucapkan terima kasih terhadap BSI sebab berperan bergerak pada menyukseskan PON XXI Aceh-Sumut. Menurutnya BSI telah lama memberikan perhatian besar pada sektor olahraga di tempat Aceh.
“Kami menyampaikan terima kasih untuk BSI yang tersebut sudah memberikan dukungan besar untuk menyukseskan penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut 2024. Support ini tentu memberikan faedah yang tersebut besar pada penyelenggaraan kegiatan ini,” kata Safrizal.




