Bisnis

KKP perkuat pengawasan kapal ilegal di dalam perairan barat Sumatera

DKI Jakarta – Kementerian Kelautan kemudian Perikanan (KKP) menguatkan pengawasan kapal ilegal pada perairan barat Sumatera demi melindungi sumber daya kelautan dan juga mengurangi praktik penangkapan ikan yang merugikan negara.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan juga Perikanan (PSDKP) KKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk) mengatakan, langkah itu diambil dikarenakan wilayah barat Pulau Sumatera berubah jadi salah satu kawasan yang dimaksud rawan terhadap aktivitas kapal-kapal ilegal dalam wilayah perairan Negara Indonesia bagian barat.

"Wilayah barat pulau Sumatera itu menjadi salah satu perairan yang digunakan juga berisiko terjadi aktivitas kapal-kapal ilegal di dalam wilayah barat Indonesia," kata Ipunk dikonfirmasi pada Jakarta, Senin.

Dia menyampaikan, sebelumnya pengawasan dalam kawasan yang disebutkan hanya sekali mengandalkan satu unit kapal pengawas yang digunakan berada pada bawah kendali Pangkalan PSDKP Lampulo, yaitu Kapal Hiu 12.

Sementara itu, Pangkalan PSDKP Lampulo mempunyai wilayah pengawasan yang dimaksud cukup luas, mencakup perairan barat Aceh, Sibolga pada Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga wilayah perairan Bengkulu.

Sebagai respons berhadapan dengan keperluan pengawasan yang mana meningkat, pihak KKP menambah satu armada kapal pengawas baru, yaitu Kapal Hiu Macan 05 untuk menguatkan armada pengawasan.

Penambahan armada yang dimaksud bertujuan meningkatkan intensitas patroli juga efektivitas pemantauan terhadap aktivitas penangkapan ikan di dalam kawasan yang tersebut rawan praktik ilegal.

Dia berharap, dengan keberadaan dua kapal pengawas itu mampu menekan prospek pelanggaran hukum oleh kapal-kapal asing maupun domestik yang dimaksud tiada miliki izin resmi di dalam perairan Indonesia.

Dengan penguatan armada serta sistem pengawasan, KKP terus berikrar merawat kedaulatan laut nasional dan juga menegaskan kelestarian sumber daya perikanan bagi kesejahteraan komunitas pesisir.

"Hal ini penting diwujudkan untuk meningkatkan kekuatan pengawasan di dalam wilayah perairan barat pulau Sumatera," kata Ipunk.

Artikel ini disadur dari KKP perkuat pengawasan kapal ilegal di perairan barat Sumatera

Related Articles

Back to top button