Bisnis

Harga bunga pala antar-pulau di Pusat Kota Kendari capai Rp215.000/kg

Harga bunga pala yang disebutkan merupakan nilai tertinggi sejak Juni hingga di minggu kedua di Juli 2024

Kendari – Dinas Perkebunan serta Hortikultura (Disbun) Sulawesi Tenggara, mencatatkan data biaya bunga pala atau fuly dalam tingkat penjual antar-pulau di dalam Perkotaan Kendari yakni Rp215.000 per kilogram pada Juli 2024

"Harga bunga pala yang disebutkan merupakan nilai tukar tertinggi sejak Juni hingga di minggu kedua di Juli 2024," kata Kepala Sektor Perkebunan Disbun Sultra Akbar Effendi di Kendari, Kamis.

Harga bunga pala Rp215.000 per kilogram tersebut, kata dia, itu sudah ada stabil sebab bunga pala pernah menyentuh tarif kurang lebih tinggi hanya sekali sekitar Rp100.000 hingga Rp170.000 dalam pertengahan Mei 2024.

Menurut Akbar, tarif sebesar Rp215.000 per kilogram itu merupakan nilai tertinggi selama lima pekan terakhir ini. Kenaikan yang dimaksud dipicu tingginya permintaan pangsa dari luar daerah, sedangkan stok salah satu permintaan bumbu masakan itu terbatas.

Menurut dia, bunga pala atau fuly bila membeli dengan segera pada tingkat petani masih bisa jadi diperoleh dengan tarif pada bawah Rp200.000 per kilogram, sementara bila sudah ada diperoleh dari penjual antar-pulau telah mencapai Rp215.000 atau lebih banyak per kilogram.

Selain bunga pala, nilai pala kupas pada tingkat penjual antar-pulau yang dimaksud juga mengalami kenaikan jadi Rp50.000 per kilogram, jika dibandingkan bulan sebelumnya yang digunakan berkisar kurang lebih lanjut Rp49.000 atau naik Rp1.000 per kilogramnya. Sedangkan untuk pala epidermis masih masih pada posisinya dengan tarif Rp70.000 per kilogram.

"Harapan kami, naiknya nilai pala yang dimaksud disambut gembira para petani khususnya dari Daerah Konawe Kepulauan, Kolaka Timur serta Konawe yang tersebut pada masa kini miliki areal tumbuhan pala pada jumlah agregat yang tersebut cukup," katanya.

Berdasarkan data perkembangan biaya yang mana dihimpun dari Pusat Berita Pasar (PIP), Dinas Perkebunan Sultra menyebutkan nilai jenis komoditas perkebunan lainnya seperti, mete gelondongan, mete kupas, pinang kupas, juga tandan buah segar masih stabil.

"Mete gelondongan Rp14.000 per kilogram, lalu mete kupas kisaran Rp115.000 hingga Rp125.000 per kilogram, pinang kupas seharga Rp4000 per kilogram, lalu tandan buah segar masih terendah dengan harga jual Rp2.100 per kilogram," kata Akbar.

 

Artikel ini disadur dari Harga bunga pala antar-pulau di Kota Kendari capai Rp215.000/kg

Related Articles

Back to top button