Daftar 26 ruas jalan di Ibukota Indonesia yang mana berlaku ganjil genap

Jakarta (ANTARA) – Sampai ketika ini Ibukota Indonesia menerapkan secara ketat kebijakan Ganjil Genap yang tersebut membatasi kemudian lintas kendaraan sesuai dengan nomor terakhir dalam pelat nomor.
Peraturan Pemuka Nomor 88 Tahun 2019 terkait Perubahan berhadapan dengan Peraturan Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap telah lama mengatur penerapan kebijakan tersebut.
Kebijakan ini dianggap sebagai tindakan terbaik untuk menurunkan kepadatan berikutnya lintas yang digunakan terjadi, teristimewa ke area Jakarta.
Kemacetan berikutnya lintas telah menjadi persoalan utama bagi masyarakat. Kebijakan ganjil genap merupakan salah satu cara untuk menurunkan jumlah keseluruhan kendaraan dalam jalan raya.
Perlu diketahui bahwa kebijakan ganjil genap semata-mata diterapkan pada hari juga waktu tertentu, yaitu Hari Senin sampai Jumat. Namun, tiada berlaku pada hari Sabtu, Minggu, juga hari libur nasional.
Kebijakan ganjil genap terbagi menjadi dua sesi, yaitu pagi sampai sore kemudian malam. Waktu berlaku dimulai pukul 06.00 sampai 10.00 Waktu Indonesia Barat dan juga 16.00 sampai 21.00 WIB.
Pemprov DKI Ibukota juga berazam di penurunan emisi karbon di DKI Jakarta melalui kebijakan ganjil genap selain untuk membatasi pemakaian kendaraan pribadi.
Melansir dari laman jakarta.go.id, berikut 26 area ruas jalan di DKI Jakarta yang digunakan diberlakukan kebijakan ganjil genap.
Jakarta Pusat
- Jalan Gajah Mada
- Jalan Hayam Wuruk
- Jalan Majapahit
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan Balikpapan
- Jalan Kyai Caringin
- Jalan Salemba Raya sisi Barat serta Jalan Salemba Raya sisi Timur (mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai Jalan Diponegoro)
- Jalan Kramat Raya
- Jalan Stasiun Senen
- Jalan Gunung Sahari
Jakarta Selatan
- Jalan Sisingamangaraja
- Jalan Panglima Polim
- Jalan Fatmawati
- Jalan Suryopranoto
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan HR Rasuna Said
Jakarta Timur
- Jalan MT Haryono
- Jalan D.I Pandjaitan
- Jalan Jenderal Ahmad Yani
- Jalan Pramuka
Jakarta Barat
- Jalan Pintu Besar Selatan
- Jalan Tomang Raya
- Jalan Jenderal S Parman
Jika Anda sedang berada di 26 tempat kejadian ruas jalan di dalam DKI Jakarta yang sedang diberlakukan ganjil genap diharapkan untuk mematuhi peraturan sesudah itu lintas.
Bagi pelanggar kebijakan ganjil genap ini akan kena sanksi dengan surat tilang dari kepolisian. Selain itu, pelanggar wajib bayar denda maksimal Mata Uang Rupiah 500.000, hal ini telah pada atur di pasal 287 UU No.12 tahun 2009 tentang Lalu Lintas juga Angkutan Jalan.
Baca juga: Pemprov DKI tiadakan ganjil genap pada waktu libur Idul Adha 2024
Baca juga: Korlantas Polri terapkan ganjil-genap pada waktu arus balik Lebaran 2024
Baca juga: 8.725 kendaraan langgar aturan ganjil-genap pada waktu arus mudik dan juga balik
Artikel ini disadur dari Daftar 26 ruas jalan di Jakarta yang berlaku ganjil genap






