Siapa Pencipta OpenAI? Ada 6 Nama Besar, Elon Musk Salah Satunya
Jakarta – OpenAI merupakan perusahaan riset kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dimaksud cukup populer.
Perusahaan yang dimaksud didirikan pada tahun 2015 ini telah lama banyak mengembangkan beraneka model Pemrosesan Bahasa Alami (NLP) yang dimaksud canggih, seperti ChatGPT.
Meski item Artificial Intelligence yang dibuat perusahaan ini sangat populer, namun berbagai penduduk yang dimaksud belum mengetahui siapa pencipta OpenAI.
Ternyata, orang-orang yang dimaksud terlibat di pembangunan OpenAI salah satunya beberapa tokoh terkemuka di bidang teknologi lalu kecerdasan buatan. Berikut ini adalah sosok pencipta OpenAI.
Siapa Pencipta OpenAI?
Melansir techopedia, Open Artificial Intelligence didirikan bersatu oleh 6 tokoh industri, diantaranya Elon Musk, Greg Brockman, Ilya Sutskever, John Schulman, Wojciech Zaremba, Sam Altman. Berikut profil singkat Pencipta OpenAI.
1. Elon Musk
Meskipun lebih besar dikenal sebab SpaceX lalu Tesla, Musk terlibat dengan Perusahaan AI Terbuka khususnya sebagai investor. Dia meninggalkan dari komite direksi pada 2018 tetapi masih berpengaruh di diskusi tentang AI.
2. Greg Brockman
Brockman dulunya merupakan CTO Stripe. Tapi sekarang Brockman adalah Ketua serta CTO OpenAI yang dimaksud bertanggungjawab untuk menjamin organisasi permanen terdepan di penelitian AI.
3. Ilya Sutskever
Sebagai ahli terkemuka di pembelajaran mesin, Sutskever pernah bekerja pada Google lalu sekarang berubah jadi Kepala Ilmuwan di OpenAI.
4. John Schulman
Sebelum bergabung dengan OpenAI, Schulman khususnya berkarier ke bidang akademis. Dia telah dilakukan berperan penting di beberapa proyek besar OpenAI, satu di antaranya ChatGPT.
5. Wojciech Zaremba
Setelah bekerja pada Artificial Intelligence dalam Google, Zaremba terlibat mendirikan OpenAI, mengakibatkan keahlian khususnya di pembelajaran penguatan.
6. Sam Altman
Dulu presiden akselerator startup Y Combinator, Nama tokoh bergabung dengan Perusahaan AI Terbuka sejak awal serta berubah menjadi CEO. Namun, pada 17 November 2023, Sam Nama orang mendadak diberhentikan sebagai pimpinan OpenAI.
Sejarah Singkat Pendirian OpenAI
OpenAI didirikan pada 11 Desember 2015. Organisasi ini dibangun bukanlah sekadar sebagai startup biasa, tetapi sebagai respon terhadap kemungkinan monopoli Artificial Intelligence oleh perusahaan teknologi besar.
Pada fase awal, Open Artificial Intelligence mendapatkan dukungan signifikan dari para taipan industri, satu di antaranya kontribusi penting dari Elon Musk kemudian Peter Thiel. Tujuan Open Artificial Intelligence adalah mengembangkan “kecerdasan umum buatan” yang mana bermanfaat bagi umat manusia.
OpenAI didirikan oleh tokoh-tokoh terkenal ke Silicon Valley, dimulai pada pusat teknologi San Francisco. Laboratorium penelitian Teknologi AI ini setiap saat memiliki tujuan besar, didorong oleh sekelompok visioner teknologi yang mempunyai hasrat mendalam terhadap AI.
Namun seiring waktu, ambisi Musk untuk Teknologi AI mulai berkurang, yang digunakan membuatnya memutuskan untuk mundur dari majelis pada 2018 guna mengelakkan peluang konflik dengan usaha-usahanya lainnya seperti Tesla serta SpaceX.
Tingginya ambisi dan juga permintaan finansial OpenAI menyebabkan inovasi dari lembaga nirlaba berubah jadi entitas dengan “laba terbatas” pada 2019.
Perubahan ini didukung oleh penanaman modal besar sebesar $1 miliar dari Microsoft, yang mana juga mendapatkan hak untuk melisensikan juga memanfaatkan teknologi inovatif OpenAI.
Kepemilikan Open Artificial Intelligence kemudian terbagi antara Microsoft (49%), pemangku kepentingan lainnya (49%), juga yayasan nirlaba asli OpenAI, yang dimaksud tetap mempertahankan otonomi sambil melanjutkan sejarah OpenAI. Pemegang saham lainnya salah satunya a16z, Sequoia, Tigers Global, dan juga Founders Fund.
OpenAI Inc. berfungsi sebagai entitas nirlaba utama, sementara aspirasi komersial ditangani oleh Perusahaan AI Terbuka LP, lengan nirlabanya.
Meskipun memiliki pengaruh besar di dalam bidang AI, Perusahaan AI Terbuka tidak perusahaan publik, sehingga bukan terpengaruh oleh regulasi ketat dan juga tekanan triwulanan yang tersebut dihadapi perusahaan publik.
Namun, ada permintaan pangsa yang dimaksud signifikan terhadap saham OpenAI, sehingga langkah untuk bermetamorfosis menjadi perusahaan umum dalam masa depan tak dapat dikesampingkan.
RIZKI DEWI AYU
Artikel ini disadur dari Siapa Pencipta OpenAI? Ada 6 Nama Besar, Elon Musk Salah Satunya





