Oleksandr Usyk Kalahkan Tyson Fury, Anthony Joshua: Dia Terbaik di dalam Bumi

Oleksandr Usyk mengalahkan Tyson Fury menurut Anthony Joshua sebagai pembuktian jagoan tanah Ukraina yang dimaksud pantas disebut sebagai petinju terbaik pada dunia. Anthony Joshua juga menghasilkan prediksi blak-blakan untuk pertandingan ulang Tyson Fury vs Oleksandr Usyk akhir tahun ini.
Anthony Joshua tiada ragu-ragu di menyampaikan pendapatnya mengenai pertandingan ulang yang tersebut dinanti-nantikan ini. “Saya kira ini akan menjadi laga yang dimaksud sulit di area awal, lalu saya merasa Usyk akan unggul lagi. Ia adalah orang operator kelas berhadapan dengan kemudian saya merasa Usyk adalah salah satu yang mana terbaik di area dunia. Itulah mengapa saya rasa ia akan menang,”kata Anthony Joshua terhadap Queensberry Promotions.
Pasangan ini, masing-masing berusia 36 juga 37 tahun, akan memperbarui persaingan merekan pada pertarungan kedua berturut-turut di tempat Saudi pada bulan Desember ini. Usyk nyaris mencetak KO menghadapi petinju Inggris itu pada perjalanannya untuk meraih kemenangan split decision.
Mantan juara dunia dua kali Joshua adalah seseorang pengamat yang mana tertarik untuk menyaksikan pertandingan di tempat Riyadh juga kemungkinan akan kembali menyaksikannya pada tanggal 21 Desember. Namun AJ tak mengawasi pejuang dengan syarat Wythenshawe ini akan membalas satu-satunya kekalahan pada karier profesionalnya yang dimaksud gemilang.
Fury merasa terpukul setelahnya mimpinya untuk meraih kejayaan tak terbantahkan dihancurkan oleh Usyk yang mana penuh teka-teki. Namun, ia yakin dapat mencetak bilangan bulat melawan petinju berkuda-kuda southpaw yang digunakan licin itu – raja kelas berat pertama yang tak terbantahkan sejak Lennox Lewis – untuk kedua kalinya.
Baca Juga: Terence Terence Crawford Juara Global Tinju 4 Divisi yang Tak Terkalahkan
Dalam sebuah video Instagram pada bulan Juni, ia mengaum: “Hai teman-teman, Tyson Fury di area sini. Kembali ke sasana, seperti yang Anda lihat. “[Saya] menghitung mundur hari-hari sampai saya bisa saja mendapatkan penebusan saya berhadapan dengan Usyk. 21 Desember akan menjadi waktu saya. Saya sudah melakukan segalanya pada tinju, namun saya bukan akan pernah bangkit dari kekalahan.
“Dan saya menikmatinya, kesempatan untuk menebus diri saya BANGKIT. Tanggal 21 Desember adalah milik saya – juara kelas berat yang dimaksud tak terbantahkan, saya datang.”
Keterangan yang tersebut menyertai foto mantan raja WBC itu berbunyi: “Pada tanggal 21 Desember di dalam Riyadh, dalam jantung kerajaan, sang raja akan merebut kembali tahtanya dan juga menjadi tak terbantahkan. Usyk, saya datang untukmu! Bersiaplah untuk Raja Gipsi! Jalan menuju penebusan adalah milikku. Saya tahu apa yang tersebut harus saya lakukan, saya mengawasi kekurangan saya serta saya yakin bahwa saya tiada mampu dihindari.”






