Klasemen Medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Awal Minggu (16/9/2024) pukul 22.00 Waktu Indonesia Barat

PERSAINGAN untuk menduduki sikap puncak klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 semakin memanas. Berdasarkan data yang telah diinput pada Mulai Pekan (16/9/2024) hingga pukul 22.00 WIB, DKI Ibukota lalu Jawa Barat saling beradu mengakumulasi emas terbanyak.
Pada di malam hari ini, peningkatan cukup signifikan terjadi di area klasemen perolehan medali. Sebagai pemuncak klasemen sementara, DKI DKI Jakarta menunjukkan kehebatannya untuk terus mendulang emas.
Saat ini merek tercatat sudah menghimpun 121 emas, 100 perak, dan juga 99 perunggu. Sejumlah cabang olahraga (cabor) memberi kontribusi besar untuk DKI mendulang banyak emas, seperti renang, layar, sepatu roda, panahan, taekwondo, gulat, bahkan drumband.
Jawa Barat yang tersebut ada di area sikap kedua juga terus berupaya mengejar. Kini dia sudah mengakumulasi 113 emas, 107 perak, kemudian 106 perunggu. Lalu di area tempat ketiga ada Jawa Timur dengan koleksi 97 emas, 101 perak, lalu 97 perunggu.
Posisi empat dan juga lima masih dihuni tuan rumah yakni Sumatera Utara lalu Aceh. Sumatera Utara dengan raihan 56 emas, 30 perak, lalu 71 perunggu. Sedangkan Aceh dengan 48 emas, 39 perak, lalu 71 perunggu.
Adapun Jawa Tengah yang digunakan ada di tempat ranking keenam mengintai Aceh untuk mampu merangsek naik ke kedudukan lima besar. Saat ini tercatat telah terjadi mengoleksi 41 emas, 44 emas, 71 perunggu.
Sementara itu, Kalimantan Timur berhasil naik satu peringkat ke urutan sembilan dengan menggeser Lampung. Lalu Kalimantan Tengah berhasil mengoleksi emas perdananya pada PON tahun ini yamg didapat dari cabor drumband.
Selain itu, inovasi besar dialami Sulawesi Tengah yang digunakan naik tajam dari peringkat 31 ke sikap 23. Hal ini tidaklah lepas dari sumbangan dua emas dari I Gede Siman Sudartawa pada cabor renang dan juga satu lagi pada cabor petanque.
Berikut klasemen sementara perolehan medali PON XXI Aceh-Sumut 2024, Mulai Pekan (16/9/2024) pukul 22.00 WIB.
1. DKI Ibukota Indonesia (121 emas, 100 perak, 99 perunggu)
2. Jabar (113, 107, 106)
3. Jatim (97, 101, 97)
4. Sumut (56, 30, 71)
5. Aceh (48, 39, 42)
6. Jateng (41, 44, 71)
7. Bali (25, 23, 39)
8. DIY (23, 30, 37)
9. Kaltim (17, 29, 42)
10. Lampung (16, 12, 21)
11 Banten (14, 15, 23)
12. Riau (14, 11, 24)
13 Papua (11, 16, 14)
14. Kalsel (11, 7, 15)
15. Sulsel (8, 13, 21)
16. Jambi (6, 13, 22)
17. Sumsel (5, 12, 20)
18. NTB (5, 8, 9)
19. Papeg (5, 0, 2)
20. Sulut (4, 7, 9)
21. Kepri (4, 3, 4)
22. Sumbar (3, 9, 17)
23. Sulteng (3, 4, 12)
24. Papteng (3, 4, 6)
25. Gorontalo (3, 3, 3)
26. Pabar (3, 2, 10)
27. NTT (3, 2, 7)
28. Babel (3, 2, 6)
29. Kalbar (2, 5, 12)
30. Kaltara (2, 1, 4)
31. Sultra (1, 5, 6)
32. Kalteng (1, 5, 2)
33. Maluku (0, 2, 3)
34. Papsel (0, 2, 1)
35. Sulbar (0, 2, 0)
36. Bengkulu (0, 0, 5)
37. PBD (0, 0, 3)
38. Malut (0, 0, 1)






