Marah, Ibunda Imane Khelif Serang Balik JK Rowling: Anak Saya Perempuan!

Nasria, ibu petinju Olimpiade Paris 2024, Imane Khelif , lantang mengecam para kritikus seperti JK Rowling , Elon Musk kemudian menegaskan: Anak saya perempuan. Di sisi lain, IBA menjelaskan mengapa mereka itu tidak ada akan merilis hasil tes mereka itu terkait gender Imane Khelif.
Ibunda Imane Khelif menyerang balik klaim kritikus seperti JK Rowling bahwa peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu tiada terlahir sebagai perempuan. Petinju Aljazair itu meraih medali emas kelas welter di area Olimpiade Paris 2024 awal bulan ini, meskipun keikutsertaannya pada Olimpiade itu diselimuti kontroversi.
JK Rowling mengunggah foto Imane Khelif setelahnya mengalahkan petinju Italia Angela Carini untuk jutaan pengikutnya, dengan menyatakan bahwa Khelif “menikmati penderitaan individu wanita yang digunakan baru belaka dipukul kepalanya.”
Memposting di dalam X – dengan video pertandingan Olimpiade pertama Khelif, JK Rowling menulis: ‘Tonton ini dan juga jelaskan mengapa Anda tidak ada kesulitan dengan seseorang pria yang memukuli pribadi wanita di tempat depan umum untuk hiburan Anda’
Imane Khelif – juga juga petinju kelas bulu Lin Yu-Ting – berlaga 13 bulan pasca diduga gagal pada tes kelayakan gender yang mana diadakan oleh Asosiasi Tinju Internasional yang dimaksud didukung Rusia. Klaim tak berdasar bahwa ia terlahir sebagai laki-laki menyebar dengan cepat pada media sosial setelahnya petinju Italia, Angela Carini, mengundurkan diri dari pertandingan pembuka kejuaraan setelahnya 46 detik.
Namun ibunya, Nasria, dengan tegas menyatakan terhadap Daily Mail: “Anak saya adalah orang perempuan. Dia dibesarkan sebagai manusia gadis. “Imane adalah manusia gadis yang digunakan mencintai olahraga sejak berusia enam tahun. Saya akan selalu ada untuknya. Dia sudah mengharumkan nama bangsa. Dia adalah panutan kami.”
IBA mengungkapkan bahwa merek TIDAK AKAN mengakhiri perdebatan tentang keikutsertaan Khelif di tempat Olimpiade lalu merilis hasil tes yang digunakan diduga gagal. Sekretaris Jenderal IBA, Chris Roberts, mengatakan: “Tidak pernah ada niat kami untuk mendiskusikan semua ini. Kami sudah menerima surat dari China dan juga Aljazair yang tersebut memberitahu kami bahwa kami bukan dapat mengungkapkan informasi apa pun tentang petinju. Anda dapat meninjau apa maksudnya – sekali lagi, bacalah yang dimaksud tersirat.”
Khelif, secara luar biasa, tidak ada membiarkan keributan pada dunia maya yang mana mengelilinginya mempengaruhi penampilannya dalam di ring, namun pelecehan yang dimaksud diterimanya akibat informasi yang mana salah serta kefanatikan memang sebenarnya berdampak secara diam-diam. “Dan apa yang tersebut dapat saya katakan tentang panggung ini? Itu tiada cukup. Itu adalah tahap yang mana sangat sulit. Saya tidaklah sabar untuk melewatinya. Skenarionya sangat menakutkan,”tuturnya.
“Terima kasih Tuhan, semua orang Aljazair kemudian dunia Arab tahu Imane Khelif yang tersebut sebenarnya, dengan kewanitaannya, keberaniannya, tekadnya. Segera pasca kemenangan pembuka saya dalam Olimpiade, ada kegemparan besar dari para politisi di area seluruh dunia, dari atlet-atlet besar di dalam seluruh dunia, dan juga bahkan dari para artis juga bintang dunia.”
“Elon Musk, Donald Trump, hal ini memengaruhi saya, jujur saja. Hal ini sangat memengaruhi saya. Hal ini sangat menyakitkan bagi saya. Saya tidak ada dapat menggambarkan terhadap Anda besarnya rasa takut yang dimaksud saya alami.”
“Saya takut bahwa saya akan berkata pada diri saya sendiri, ‘Mengapa Imane Khelif bersikeras melakukan hal ini? Mengapa ada kegemparan besar dari seluruh dunia? “Saya takut. Namun, alhamdulillah, saya bisa saja melintasi tahap ini. Terima kasih untuk para psikiater yang telah terjadi membantu saya menyeberangi tahap ini.”






