Setelah Aji Kusuma, Persija Ibukota Lepas Cahya Supriadi

JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari Persija DKI Jakarta . Tim berjuluk Macan Kemayoran itu resmi melepas kiper mudanya, Cahya Supriadi.
Sebelumnya, Persija telah terjadi meminjamkan 17 pemain mudanya. Kemudian, regu arahan Carlos Pena itu juga melepas striker mereka, yakni Aji Kusuma.
Kini, kedalaman skuad Macan Kemayoran kembali mengalami inovasi di tempat awal musim oleh sebab itu melepas kiper mudanya, Cahya Supriadi .
“Setelah meminjamkan 17 pemain serta melepas permanen satu nama, Aji Kusuma, komposisi kelompok Persija kembali mengalami inovasi di tempat awal Kejuaraan 1 2024/2025. Kali ini salah satu kiper jebolan Persija Development, Cahya Supriadi, dilepas,” tulis keterangan Persija di situs resminya, Selasa (13/8/2024).
Kabar yang digunakan cukup mengejutkan, mengingat Cahya Supriadi merupakan kiper berlabel Timnas Indonesia. Persija pun mengakui melepas sang pemain adalah kebijakan yang dimaksud sulit. Namun, kedua pihak telah dilakukan setuju untuk mengakhiri kerja samanya.
“Kiper selama Karawang berusia 21 tahun itu dipastikan tak akan berseragam Persija lagi dalam musim ini. Macan Kemayoran kemudian dirinya telah lama setuju untuk mengakhiri kerja sama,” terang Persija.
Cahya Supriadi sudah pernah dengan Persija sejak level junior. Dia dimatangkan pada skuad Persija Elite Pro Academy (EPA) U-16, U-18, serta U-20. Hingga akhirnya dalam Kejuaraan 1 2022/2023 dirinya iklan ke regu utama sejak awal musim. Total, beliau tercatat sudah memainkan empat laga di tempat Turnamen 1.
“Bagi Persija, melepas Cahya bukanlah langkah yang digunakan mudah. Sebab, Cahya adalah produk-produk asli pembinaan Macan Kemayoran,” lanjut keterangan Persija.
Dilepasnya Cahya Supriadi tak luput dari penampilan kiper asing anyar mereka, Carlos Eduardo. Kiper selama Brasil itu menjadi rekrutan asing terakhir Persija di mengarungi Kejuaraan 1 2024/2025.
Sementara, belum diketahui pasti kemana Cahya Supriadi akan berlabuh. Tidak menghentikan kemungkinan pemain berusia 21 tahun itu masih akan merumput di tempat Kejuaraan 1, mengingat kualitasnya yang digunakan cukup apik juga punya label Timnas Indonesia.






