Apakah Pangeran Harry Masih Bisa Menjadi Raja Inggris? William serta George pada Urutan 1 kemudian 2

JAKARTA – Apakah Pangeran Harry masih dapat menjadi Raja Inggris? Pertanyaan ini merebak setelahnya Raja Charles III mengidap neoplasma sehingga ada prospek inovasi tugas kerajaan.
Sementara, diketahui bahwa pada waktu ini Pangeran Harry telah lama mengundurkan diri dari jabatan anggota senior keluarga kerajaan.
Apakah Pangeran Harry Masih Bisa Menjadi Raja Inggris?
Itu pertanyaan yang dimaksud bagus! Dan jawabannya, mungkin saja mengejutkan, tetap saja ya—meski Duke of Sussex telah lama menjelaskan dengan sangat jelas bahwa beliau ingin menjauhkan diri dari protokol kerajaan serta gangguan media, yang kemungkinan akan semakin meningkat apabila ia menjadi raja.
Dikutip cosmopolitan, ketika ini Pangeran Harry berada di tempat urutan kelima pewaris takhta lalu ini adalah “hak istimewa” hak kesulungan yang mana tidak ada dapat dicabut tanpa adanya Undang-Undang Parlemen.
Namun, ada berbagai hal yang dimaksud perlu terjadi agar benar-benar mencapai tahap, di area mana Pangeran Harry berada di dalam urutan pertama juga ditetapkan untuk menjadi raja.
Salah satunya, sebab Pangeran Harry memiliki kakak laki-laki, Pangeran William, yang tersebut merupakan pewaris takhta pada waktu ini juga yang mana diharapkan akan naik takhta sebagai raja ketika Raja Charles III meninggal kelak.
Jika Pangeran William meninggal sebelum Raja Charles, Pangeran Harry tetap saja bukan akan menjadi pilihan berikutnya untuk menjadi raja.
Sebaliknya, kehormatan itu akan diberikan untuk putra sulung Pangeran William, yakni Pangeran George.
Demikian pula, apabila Pangeran George tak dapat memenuhi tugasnya menjadi raja, Putri Charlotte akan naik takhta juga apabila tidak, Pangeran Louis juga akan berada di area depan pamannya, Harry.
Saat ini, di area bawah Pangeran Harry di urutan suksesi adalah putranya dan juga Meghan Markle, Pangeran Archie. Ya, beliau sekarang menjadi pangeran akibat kakeknya adalah Raja pada waktu ini, dihadiri oleh oleh putri mereka, Putri Lilibet.
Jadi, intinya? Pangeran Harry suatu hari dapat menjadi raja, tetapi harus ada banyak kematian yang tersebut tiada menguntungkan lalu prematur agar itu terjadi. Dan bahkan jikalau itu terjadi, bukan ada kepastian bahwa Duke of Sussex ketika ini benar-benar ingin mengambil peran tersebut, ia sanggup hanya memilih untuk turun takhta.
Apakah Pangeran Harry jadi Raja jikalau Pangeran William turun takhta?
Oke, jadi ini pertanyaan yang mana lebih tinggi sulit—jika Pangeran William memutuskan untuk turun takhta, yang dimaksud tampaknya sangat tiada kemungkinan besar juga Pangeran George berusia pada bawah 18 tahun ketika itu, maka ya, secara teknis Pangeran Harry atau anggota kerajaan senior lainnya, meskipun secara teknis yang mana berikutnya adalah Pangeran Andrew akan diminta untuk bertindak sebagai wali sampai tiba saatnya Pangeran George.






