5 Pertarungan Jake Paul usai Duel Kontroversial Lawan Mike Tyson

Daftar lima petarung yang digunakan menjadi lawan Jake Paul pasca pertarungan melawan Mike Tyson , dari juara dunia tinju hingga bintang UFC serta rival bebuyutan. Petinju Amerika Serikat itu memohon terhadap rival bebuyutannya untuk ‘berkompromi’ di pembicaraan pertarungan tinju selanjutnya.
Jake Paul miliki daftar lima nama bertabur bintang untuk dilawan pasca pertarungan kontroversialnya melawan Mike Tyson. YouTuber yang dimaksud berubah menjadi petinju ini akan menyambut ikon tinju kelas berat, Tyson, kembali ke menghadapi ring pada tanggal 15 November di tempat Texas.
Mereka awalnya dijadwalkan bertarung pada 20 Juli, namun Iron Mike yang mana berusia 58 tahun terpaksa absen oleh sebab itu alasan kesehatan. Jake Paul, 27 tahun, menghentikan perlawanan lawannya Mike Perry, 32 tahun, pada enam ronde pasca tiga kali terkena knockdown.
Itu adalah nama terakhir yang dimaksud masuk pada daftar pertandingan petinju jika Amerika Serikat ini, namun masih ada beberapa lagi yang tersebut diincarnya. Paul mengungkapkan pada podcast Nelk Boys: “[Alex] Pereira, [Conor] McGregor, Canelo, KSI, Tommy Fury.”
Juara kelas ringan-berat UFC, Pereira, 37 tahun, adalah nama kejutan yang mana disebut Paul pasca mengalahkan Perry. Dia adalah mantan juara kickboxing juga pemegang gelar kejuaraan dua divisi di dalam UFC yang dimaksud telah lama menggoda untuk pindah ke tinju sebelumnya.
Conor McGregor, 36 tahun, telah lama lama menjadi target Paul, namun petarung selama Irlandia ini masih mempunyai dua laga tersisa pada kontraknya di area UFC. Dia diberi izin khusus untuk menghadapi Floyd Mayweather, 47, pada tahun 2017 namun UFC menganggapnya sebagai pengecualian satu kali.
Sementara itu, Canelo, 34 tahun, adalah daya tarik utama tinju dengan bayaran per tayang tertinggi lalu telah terjadi menolak untuk mengesampingkan pertarungan dengan Paul pada masa lalu. Fury, 25, adalah satu-satunya orang yang dimaksud pernah mengalahkan Paul setelahnya pertandingan dendam merekan pada Februari 2023 di tempat Arab Saudi.






